Kacang kedelai sudah merupakan
kebutuhan masyarakat karena manfaatnya sebagai bahn baku tahu, tempe, kecap,
susu dan olahan kedelai lainnya. melihat peluang usaha budidaya kedelai yang
tidak ada matinya, banyak masyarakat melirik usaha ini.
PERHITUNGAN USAHA
BUDIDAYA KEDELAI
indonesia selama ini sangat
tergantung pada kedelai impor. sebab
pasokan lokal yang kurang mencukupi. Karena itu, peluang usaha budidaya kedelai sangat terbuka lebar dengan teknologi maupun jenis-jenis baru yang terus berkembang. berikut gambaran awal usaha budidaya kedelai di lahan seluas 0.5 ha. Eka
pasokan lokal yang kurang mencukupi. Karena itu, peluang usaha budidaya kedelai sangat terbuka lebar dengan teknologi maupun jenis-jenis baru yang terus berkembang. berikut gambaran awal usaha budidaya kedelai di lahan seluas 0.5 ha. Eka
Barang
Modal
Rp. 6.000.000
- sewa lahan 5000m2 per tahun
Rp.
5.000.000
- Alat dan sarana pertanian (Tugal,
gembor, Cangkul, dll) Rp. 1.000.000
Biaya Opersional Per 3 periode ( 3
Bulan
)
Rp. 2.857.500
- Benih 25 kg @ Rp. 9.500
Rp. 237.500
- Pupuk 100 kg
Rp.
120.000
- 10 Orang Tenaga Kerja
Rp. 1.500.000
- Lain-lain (Karung, Pengairan, Dll)
Rp. 1.000.000
========================================================================
dari perhitungan diatas, modal awal
yang dibutuhkan untuk menjalakan usaha budidaya dilahan seluas 5000m2 mencapai
Rp. 8.857.500. setelah 3 bulan penanaman bisa dipanen kedelai sebanyak 1 ton.
dengan harga sekitar Rp. 7000/kg, maka dapat diproyeksikan :
omset
1000 kg x Rp. 7.000
/kg
Rp. 7000.000
Biaya Oprasional
Rp. 2.857.500
Keuntungan bersih (59%)
Rp 4.142.500
return on investment setelah
penjualan ke-2 tepatnya selama 6 bulan.

No comments:
Post a Comment