12/07/2013

C. Contoh Proposal Pencarian Modal



1.        Gambaran Usaha
Usaha kami bergerak dalam bidang jual beli aci kawung baik basah maupun kering yang terletak di Bantarujeg Majalengka. Usaha kami dibentuk berdasarkan kerjasama antara kami dengan pabrik-pabrik penggilingan kawung disekitar Bantarujeg. Berikut kami sajikan pabrik-pabrik yang sudah bekerjasama dengan kami.
No
Nama Pabrik
Kapasitas Max
(ton/bulan)
1.
Pabrik Pk. Iwan
15
2.
Pabrik Pk. Nurdin
15
3.
Pabrik Pk. Ali
1

Total
31


Kerjasama tersebut baru berjalan selama 5 bulan.
2.      Aspek Pemasaran
Dalam pemasarannya usaha kami tidak banyak menemui kendala, karena sebelumnya kami sudah melakukan survey pasar, selain itu juga kami mengisi pasar yang sudah biasa dilakukan oleh pabrik, kami hanya menambah volume pengiriman. Berikut kami sajikan dalam bentuk tabel nama dan kebutuhan akan produk aci kawung pada setiap pelanggan kami (customer).
No
Nama Customer
Kebutuhan (ton/bulan)
Pengiriman (ton/bulan)
kering
basah
Kering
basah
1.
Bpk. Young (Garut)
50
-
-
-
2.
Bpk. Hery (Ciamis)
-
20
-
6
3.
Bpk. II (Ciamis)
-
20
-
6
4.
Bpk. Oyo
-
10
-
3
5.
Ibu fety
4
-
1
-
6.
Bpk. Hery (Bantarujeg)
1
-
0,5
-

Total
55
100
1,5
15

Dari tabel terlihat bahwa kami masih sangat minim dalam pengiriman yakni pada aci basah kami hanya bisa memasok sekitar 15 ton/bulan sedangkan kebutuhan hingga mencapai 100 ton/bulan, sedangkan pada aci kering kami baru bisa memasok sekitar 1,5 ton/bulan tetapi kebutuhan hingga mencapai 55 ton/ bulan. Berdasarkan peluang tersebut kami berniat untuk terus mengembangkan usaha kami.
3.      Aspek teknis
Untuk menjakau peluang tersebut kami berniat mengembangkan usaha kami yaitu dengan jalan mengikat pabrik-pabrik yang sudah  ada (pabrik Pk. Iwan, pabrik Pk Nurdin dan pabrik Pk. Ali) dan mengontrak pabrik Bpk. Oleh di Malongbong dengan perkiraan kapasitas 13 ton kering/bulan. Secara teknis kami membutuhkan biaya investasi dan modal kerja dengan perincian biaya sebagai berikut :
a.    Biaya investasi
                Biaya investasi adalah modal tetap yang digunakan untuk mengikat pabrik.

No
Nama Pabrik
Nominal Ikatan (Rp)
1.
Pabrik Pk. Iwan
20.000.000
2.
Pabrik Pk. Nurdin
20.000.000
3.
Pabrik Pk. Ali
10.000.000
4.
Pabrik Pk. Oleh
30.000.000

Total
80.00.000

b.      Modal Kerja
Modal kerja adalah biaya yang dikeluarkan untuk operasional pabrik dalam satu bulan.
No
Uraian
Qty
Um
Harga (Rp)
1.
Pembelian aci basah
20
ton
44.000.000
2.
Upah Tk. Pencucian
2
org
2.800.000
3.
Upah Tk. Penjemuran
2
org
2.800.000
4.
Upah management
2
org
3.000.000
5.
Solar
100
ltr
2.000.000
6.
Distribution cost
5
rit
3.000.000

Total


57.600.000

Jadi modal yang diperlukan adalah Rp. 80.000.000 + Rp. 57.600.000 = Rp. 137.600.000

4.      Perkiraan Profit (keuntungan)

A.    Perkiraan Benefit untuk pabrik yang telah diikat
No
Nama Customer
Kapasitas
(ton/bulan)
Harga beli
(Rp)
Harga jual
(Rp)
Margin
(Rp)
1.
Pabrik Pk. Iwan
15
37.500.000
40.500.000
3.000.000
2.
Pabrik Pk. Nurdin
15
37.500.000
40.500.000
3.000.000
3.
Pabrik Pk. Ali
1
2.500.000
2.700.000
200.000

Total
31


6.200.000

B.     Perkiraan Benefit untuk pabrik yang dikontrak
No
Jenis Pengeluaran
Qty
Um
Harga (Rp)
1.
Pembelian aci basah
20
ton
44.000.000
2.
Upah Tk. Pencucian
2
org
2.800.000
3.
Upah Tk. Penjemuran
2
org
2.800.000
4.
Upah management
2
org
3.000.000
5.
Solar
100
ltr
2.000.000
6.
Distribution cost
5
rit
3.000.000

Total


57.600.000

20 ton aci basah menjadi 13 ton aci kering
Harga aci kering Rp. 5.000/kg
Margin = (13.000 kg x Rp. 5.000) – Rp 57.600.000
            = Rp 65.000.000 – Rp 57.600.000
       = Rp 7.400.000
  Jadi total laba yang diterima adalah Rp 6.200.000 + Rp. 7.400.000 = Rp. 15.600.000/bulan

No comments:

Post a Comment