12/10/2013

Bagaimana Konsumen Menilai produk Anda





         Kali ini saya akan memberikan gambaran bagaimana pentingnya sebuah produk dalam sebuah uasaha sehingga produk yang dibuat diminati pasar dan secara otomatis akan meningkatkan usaha yang dijalankan. Berbicara mengenai produk, mungkin anda bias melihat  di beberapa pusat perbelanjaan yang ada. Cobalah bandingkan harga sebuah apel fuji  yang dikemas dengan Styrofoam warna merah jambu, dengan apel lokal yang ditumpuk begitu saja. Coba pula bandingkan deterjen bubuk yang berwarna putih sederhana dengan deterjen yang kemasannya berwarna cerah dan menarik.

Badingkan harganya, dan amati prilaku konsumen yang membeli produk tersebut. Anda pasti akan melihat meskipun produknya sama atau nyaris serupa, namun harganya berbeda jauh. Apel Fuji yang berwarna semu kemerahan itu telihat lebih menarik, dan harganya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan apel biasa yang tanpa kemasan. Begitu juga dengan deterjen bubuk. Kemasan yang mencolok dengan nama merek jelas , biasanya lebih diingat oleh konsumen dan dianggap lebih bermutu. Padahal sebenarnya belum tentu kualitasnya, belum tentu produk tanpa kemasan bagus itu lebih rendah dibanding dengan produk yang dikemas menarik. Itulah dampak dari cara penyajian produk.
Melihat hal tersebut, tentu kita dapat menarik kesimpulan jika unsur desain produk adalah salah satu unsur yang seharusnya tidak diabaikan oleh pelaku konsumen. Karena secara psikologis , penampilan yang menarik akan mengundang lebih banyak perhatian dari orang lain. Menyiapkan kemasan sebuah produk, perlu direncanakan dengan teliti. Sebab ini menyangkut bagaimana anda bias memenangkan perhatiuan konsumen dan melekatkan image produk anda dalam benak mereka.
Beberapa unsur yang menurut saya penting untuk diperhatikan saat membuat perencanaan kemasan produk antara lain adalah :
1.       Warna
Warna memiliki efek besar terhadap aspek emosional konsumen. Warna merah dan kuning misalnya dua warna itu kerap digunakan dalam kemasan makanan warna dinding restoran, karena dengan dua warna tersebut dapat membantu memancing selera makan.
2.       Desain
Pemilihan bentuk kemasan, bisa dibilang  salah satu komponen yang turut mempengaruhi kesan yang ditimbulkan. contoh botol dan kotak parfum-parfum ternama, akan terlihat bahwa mereka tidak sembarangan menentukan desain botol dan kotak. Setiap botol menentukan kesan tertentu sesuai dengan citra rasa yang diinginkan. Misalnya  kesal elegan, berkarisma, ceria dsb.
3.       Logo
Logo sering dianggap remeh oleh pelaku usaha padahal sebenarnya logo memberikan kekuatan untuk menimbulkan kesan tersendiri bagi konsumen. Sebuah kotak kemasan kue yang putih polos, akan tampil mewah dan elegan hanya dengan tempelan logo.
4.       Bahan
Pemilihan bahan turut menentukan sisi estetika kemasan. karena itu dalam pembuatan sebuah kemasan produk, pelaku usaha sebaiknya mempertimbangkan jenis material yang digunakan seperti mika, kertas dan kain. Pertimbangkan pula motif serta asesoris pendukung pada bahan tersebut. Agar dapat mnunjang penampilan produk anda

No comments:

Post a Comment