12/07/2013

D. Manajemen untuk Memulai Membuka Usaha Kecil



1.      Modal
Modal merupakan langkah awal dalam membuka usaha, usahakan penggunaan modal secara tepat, karena dalam memulai membuka usaha jangan berharap untung besar terlebih dahulu, bahkan usaha yang baru dimulai harus bisa bertahan selam 6 bulan tampa pemasukan. Masih banyak pengelolaan modal dipergunakan untuk pengembangan usaha, jangan harap pendapatan bulan pertama dapat membayar semua tagihan dibulan kedua.
Carilah patner atau rekanan untuk memulai usaha kecil agar ketika usaha tidak berjalan sesuai yang direncanakan anda tidak akan bangkrut karena dana star-up tersebut.
2.      Kelola keuangan dengan baik
Dalam pengelolaan keuangan dibutuhkan pencatatan. Pencatatan yang teratur akan memudahkan untuk pengontrol arus khas. Sehingga modal tidak akan tercampur dengan kebutuhan lain sehingga operasional usaha tidak akan terganggu. Dengan pencatatan keuangan kita akan tahu seberapa besar usaha kita.
Pencatatan keuangan juga sangat dibutuhkan apabila kita akan mengajukan pinjaman ke bank. Contoh konyol, orang Bank menayakan “apa buktinya kalau usaha anda berkembang ?” Jawab Usaha Kecil “tuh, anak-anak udah pada gede, rumah punya dua, barang dagangan penuh dan komplit” bukan jawaban seperti itu yang orang bank Bank Butuhkan, karena yang dibutuhkan adalah catatan keuangaannya. Bukti-bukti fisik yang ada dan dipakai jawaban tetang kemajuan suatu usaha.
3.      Harus Mampu Bekerja Keras
Tidak heran dalam memulai suatu usaha tidak mempunyai karyawan, segala sesuatunya harus dikerjakan sendiri, harus terbiasa dengan kerja keras, harus terbiasa dengan namanya begadang / lembur. Kerja keras haruslah merupakan kesenangan sementara. Jadikanlah anda sebagai karyawan sendiri.
4.      Tentukan angka dasar atau HPP
Penting sekali anda harus mengetahuii modal untuk menjalakan usaha seperti mulai dari bayar listrik, sewa toko, beli tinta, beli kertas, pajak dll. Lalu anda bagi dalam dalam setahun anda akan buka, maka hasilnya adalah angka dasar- jumlah minimum pendapatan yang anda butuhkan setiap hari. Jika tidakp ernah terpikir angka dasar maka tinjau ulang usaha anda.
5.      Jual kelebihannya, Bukan harganya.
Saat anda memulai sebuah usaha bisanya akan sulit membuka pasar, jangan bersaing dengan harga jika anda melakukannya anda pada akhirnya akan menjual pas-pasan atau bahkan dibawah modal. Maka Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk anda lebih karena memiliki nilai yang lebih baik.
6.      Pelakukan Suplier dengan baik
Perlakukanlah supplier seperti anda memperlakukan konsumen anda sendiri. Mereka mukin saja akan memberikan diskon kepada anda, atau bahkan karena keterdekatan yang baik mungki saja anda akan diberi kepercayaan untuk mengambil barang tampa uang terlebih dahulu istilah lain bayar belakangan.
7.      Jadilah yang terbaik
Setiap anda lakukan haruslah yang terbaik untuk konsumen, apapun yang anda buat dan jual haruslah yang terbaik. Lakukan it uterus menerus dan lihat kekuatan mulut ke mulut (word of mouth) akan menyebar.
8.      Rekrut Karyawan dengan Baik
Rekrut karyawan dengan hati-hati tidak tergesa-gesa, perlakukan hal itu seperti pada saat anda memulai usaha. Sangat disayangkan jika pemilik usaha yang mempunyai visi usahanya justru merekrut karyawan yang justru menghalangi visi tersebut.

No comments:

Post a Comment