1. Modal
Modal merupakan langkah awal
dalam membuka usaha, usahakan penggunaan modal secara tepat, karena dalam
memulai membuka usaha jangan berharap untung besar terlebih dahulu, bahkan
usaha yang baru dimulai harus bisa bertahan selam 6 bulan tampa pemasukan. Masih
banyak pengelolaan modal dipergunakan untuk pengembangan usaha, jangan harap
pendapatan bulan pertama dapat membayar semua tagihan dibulan kedua.
Carilah patner atau rekanan
untuk memulai usaha kecil agar ketika usaha tidak berjalan sesuai yang
direncanakan anda tidak akan bangkrut karena dana star-up tersebut.
2. Kelola
keuangan dengan baik
Dalam pengelolaan keuangan
dibutuhkan pencatatan. Pencatatan yang teratur akan memudahkan untuk pengontrol
arus khas. Sehingga modal tidak akan tercampur dengan kebutuhan lain sehingga
operasional usaha tidak akan terganggu. Dengan pencatatan keuangan kita akan
tahu seberapa besar usaha kita.
Pencatatan keuangan juga sangat
dibutuhkan apabila kita akan mengajukan pinjaman ke bank. Contoh konyol, orang
Bank menayakan “apa buktinya kalau usaha anda berkembang ?” Jawab Usaha Kecil “tuh,
anak-anak udah pada gede, rumah punya dua, barang dagangan penuh dan komplit”
bukan jawaban seperti itu yang orang bank Bank Butuhkan, karena yang dibutuhkan
adalah catatan keuangaannya. Bukti-bukti fisik yang ada dan dipakai jawaban
tetang kemajuan suatu usaha.
3. Harus
Mampu Bekerja Keras
Tidak heran dalam memulai suatu
usaha tidak mempunyai karyawan, segala sesuatunya harus dikerjakan sendiri,
harus terbiasa dengan kerja keras, harus terbiasa dengan namanya begadang /
lembur. Kerja keras haruslah merupakan kesenangan sementara. Jadikanlah anda
sebagai karyawan sendiri.
4. Tentukan
angka dasar atau HPP
Penting sekali anda harus
mengetahuii modal untuk menjalakan usaha seperti mulai dari bayar listrik, sewa
toko, beli tinta, beli kertas, pajak dll. Lalu anda bagi dalam dalam setahun anda
akan buka, maka hasilnya adalah angka dasar- jumlah minimum pendapatan yang anda
butuhkan setiap hari. Jika tidakp ernah terpikir angka dasar maka tinjau ulang
usaha anda.
5. Jual
kelebihannya, Bukan harganya.
Saat anda memulai sebuah usaha
bisanya akan sulit membuka pasar, jangan bersaing dengan harga jika anda
melakukannya anda pada akhirnya akan menjual pas-pasan atau bahkan dibawah
modal. Maka Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan
bahwa harga produk anda lebih karena memiliki nilai yang lebih baik.
6. Pelakukan
Suplier dengan baik
Perlakukanlah supplier seperti
anda memperlakukan konsumen anda sendiri. Mereka mukin saja akan memberikan
diskon kepada anda, atau bahkan karena keterdekatan yang baik mungki saja anda
akan diberi kepercayaan untuk mengambil barang tampa uang terlebih dahulu
istilah lain bayar belakangan.
7. Jadilah
yang terbaik
Setiap anda lakukan haruslah
yang terbaik untuk konsumen, apapun yang anda buat dan jual haruslah yang
terbaik. Lakukan it uterus menerus dan lihat kekuatan mulut ke mulut (word of
mouth) akan menyebar.
8. Rekrut
Karyawan dengan Baik
Rekrut karyawan dengan hati-hati
tidak tergesa-gesa, perlakukan hal itu seperti pada saat anda memulai usaha. Sangat
disayangkan jika pemilik usaha yang mempunyai visi usahanya justru merekrut
karyawan yang justru menghalangi visi tersebut.

No comments:
Post a Comment